WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

Rabu, 28 November 2007

POLDA KERAHKAN 2.300 PERSONEL AMANKAN RAPAT PLENO KPUD KALBAR

Pontianak, 26/11 (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengerahkan 2.300 personel untuk pengamanan rapat pleno pengumuman calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar, periode 2008-2013, di gedung DPRD Kalimantan Barat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kalbar, Senin.

"Kita sudah menempatkan sejumlah personel di sejumlah pintu-pintu masuk menuju Kota Pontianak sejak, Sabtu (24/11) lalu, di antaranya melalui pintu masuk Terminal Batu Layang, melalui Jalan Sungai Ambawang, pelabuhan dan lain-lain," kata Direktur Samapta Polda Kalbar, Komisaris Besar Polisi, M Agus Sunaryo, di Pontianak.

Sunaryo menambahkan, pengamanan semakin diperketat bagi masyarakat yang ingin mendengar hasil rekapitulasi rapat pleno pengumuman calon Pilgub Kalbar di Gedung DPRD Kalbar.

"Barang siapa yang ketahuan membawa senjata tajam dan senjata api rakitan, kepolisian tidak segan-segan untuk menindak pelaku tersebut," katanya.

Ia berharap, masyarakat tidak membawa senjata tajam ataupun senjata api sewaktu akan mendengar hasil rapat pleno tersebut. "Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kenyaman untuk kemajuan pembangunan Kalbar di masa mendatang," katanya.

Hingga saat ini situasi keamanan Kota Pontianak dan Kalbar pada umumnya relatif kondusif.

"Kita berharap, masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pernyataan-pernyataan yang isinya mengarah kepada upaya mengadu domba suku, agama, ras, dan antargolongan," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Kalbar Brigjen Polisi Zainal Abidin Ishak juga telah memerintahkan aparatnya untuk tidak segan-segan menembak di tempat bagi pelaku anarkis dalam pemilu gubernur dan wakil gubernur.

"Asal sesuai prosedur, tidak ada masalah seorang anggota polisi menembak (melumpuhkan bukan menembak mati) seorang pelaku anarkis dalam kampanye, demonstrasi maupun kegiatan lainnya yang dapat membahayakan keselamatan orang lain," katanya.

Karena dalam melumpuhkan pelaku anarkis, kepolisian mempunyai prosedur tetap (Protap) yaitu boleh melumpuhkan asal menembak dengan peluru karet atau peluru tajam dari bagian paha hingga kaki pelaku.

Polda Kalbar, saat ini sudah berstatus status Siaga I, sejak menjelang Pilgub hingga penetapan tersebut dicabut.

Pemilu Gubernur Kalbar diikuti empat pasangan calon yakni sesuai nomor urut 1, Usman Ja'far-Laurentius Herman Kadir (pasangan incumbent), 2 Oesman Sapta Odang (pengusaha) - Ignatius Lyong (birokrat), 3 Akil Mochtar (anggota DPR RI) - AR Mecer (mantan dosen), 4 Cornelis (Bupati Landak) - Christiandy Sanjaya (aktivis pendidikan).

CORNELIS-CHRISTIANDY RAIH SUARA TERBANYAK DI PEMILU KALBAR

Pontianak, 26/11 (ANTARA) - Pasangan Cornelis-Christiandy Sanjaya meraih suara terbanyak dalam Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Barat Periode 2008-2013 yakni 930.679 suara.

Hal itu berdasarkan rekapitulasi jumlah suara dalam rapat terbuka KPUD Kalimantan Barat di Pontianak, Senin, yang berlangsung dengan kawalan ketat aparat keamanan.

Pasangan yang diusung PDI Perjuangan itu, unggul atas incumbent Usman Ja'far-LH Kadir yang meraih terbanyak kedua, yakni 659.279 suara.

Terbanyak ketiga pasangan Oesman Sapta - Ignatius Lyong 335.368 suara, dan urutan terakhir M Akil Mochtar-AR Mecer 205.763 suara.

Total pemilih 2.143.614 suara, surat suara tidak sah 34.460. Warga yang mempunyai hak pilih namun tidak menggunakan hak pilihnya 788.482 orang.

Tidak ada komentar: