WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

Sabtu, 20 Oktober 2007

INCUMBENT CUTI BERGILIRAN SELAMA KAMPANYE PEMILU KALBAR


Pontianak, 22/10 (ANTARA) - Pasangan incumbent, Usman Ja'far dan Laurentius Herman (LH) Kadir, tidak mengajukan cuti penuh selama masa kampanye Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Barat periode 2008-2013 yang dijadwalkan mulai 29 Oktober mendatang.

Wakil Gubernur Kalbar, LH Kadir di Pontianak, Senin, mengatakan, cuti yang diajukan ke Menteri Dalam Negeri itu waktunya disesuaikan dengan jadwal kampanye.

"Misalnya kalau saya kampanye, Pak Usman (Usman Ja'far -red) tidak cuti. Begitu juga sebaliknya," kata LH Kadir.

Ia mengaku tidak ingat secara pasti jadwal kampanye untuknya, namun salah satunya pada tanggal 29 - 31 Oktober. Menurut LH Kadir, pembatasan masa cuti untuk kampanye dimaksudkan agar tidak terjadi kekosongan di jajaran pimpinan pemerintahan provinsi Kalbar.

Untuk menghindari bias dari pemanfaatan fasilitas negara, saat salah satu di antara mereka tidak kampanye, maka yang bersangkutan akan tetap di kantor.

Sementara Sekretaris Daerah Pemprov Kalbar, Syakirman menambahkan, Menteri Dalam Negeri belum memberikan izin cuti kepada Usman Ja'far dan LH Kadir selama masa kampanye.

"Suratnya sudah diajukan tetapi izin dari Menteri Dalam Negeri belum ada," kata Syakirman. Ia mengatakan, cuti secara bergiliran itu untuk menghindari kevakuman dalam pemerintahan.

Dengan tenggat waktu kampanye tiga minggu, dikhawatirkan akan mengganggu kinerja pemerintah daerah kalau Gubernur-Wakil Gubernur cuti bersamaan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar menetapkan jadwal kampanye untuk empat pasang calon gubernur-wakil gubernur yang akan berlangsung mulai 29 Oktober - 11 Nopember 2007. Daerah kampanye terbagi menjadi empat zona yakni Zona I meliputi Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.

Kemudian Zona II Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Sambas. Zona III meliputi Kabupaten Sanggau, Kabupaten Landak dan Kabupaten Sekadau. Sedangkan Zona IV Kabupaten Sintang, Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Melawi.

Sementara waktu kampanye terbagi menjadi empat periode yakni 30 Oktober - 1 Nopember, 2 - 4 Nopember, 5 - 7 Nopember, dan 8 - 10 Nopember. Untuk kampanye tanggal 29 Oktober, setiap calon akan diberi kesempatan menyampaikan visi misinya di Gedung DPRD Kalbar, Pontianak. Kemudian tanggal 11 Nopember kampanye debat publik di media massa.

Rapat pleno di KPU Kalbar pada Senin (24/9), nomor urut satu untuk pasangan incumbent Usman Ja'far - Laurentius Herman Kadir, kemudian Oesman Sapta Oedang - Ignatius Lyong, Akil Mochtar - Anselmus Robertus Mecer, dan Cornelis - Christiandy Sanjaya.

Berdasarkan hasil cabut undi yang dilakukan masing-masing tim kampanye calon, periode pertama kampanye untuk pasangan nomor urut 1 di Zona I, nomor urut 2 Zona IV, nomor urut III Zona III, dan nomor urut IV Zona IV.

Periode kedua, nomor urut 1 di Zona IV, nomor urut 2 Zona III, nomor urut 3 Zona II, dan nomor urut 4 di Zona I. Kemudian periode ketiga, nomor urut 1 di Zona III, nomor urut 2 di Zona II, nomor urut 3 Zona I, dan nomor urut 4 Zona IV.

Periode terakhir, nomor urut 1 di Zona II, nomor urut 2 Zona I, nomor urut 3 Zona IV, dan nomor urut 4 di Zona III.


(T011/

Oesman Sapta Disambut Bak Selebriti


Pontianak Post
Sabtu, 20 Oktober 2007


Show Rhoma Irama di Kendawangan dan Teluk Batang Sukses

Pontianak,- BANYAK orang mengira, puluhan ribu rakyat datang ke tampat acara halal bi halal di Kendawangan dan Teluk Batang, justru karena ada raja dangdut Rhoma Irama. Ternyata dugaan itu salah. Jika orang terhibur dan ingin menyaksikan show-nya penyanyi dangdut tenar itu, tak bisa disangkal. Kejadian yang terjadi di Kendawangan pada Rabu sore dan Teluk Batang pada Kamis sore (18/10) menunjukkan bukti tersebut.


Di Kendawangan, kabupaten Ketapang, setelah rakyat mendengarkan salam silaturahmi Oesman Sapta, tak lama kemudian banyak rakyat ke luar lapangan meninggalkan acara, padahal baru saja Rhoma Irama memulai lantunan lagu-lagu dangdut kejayaannya.

Hal tersebut juga terjadi di lapangan bola kecamatan Teluk Batang, kabupaten Kayung Utara pada Kamis sore. Salam silaturahmi dan halal bi halal masyarakat bersama Oesman Sapta disambut puluhan ribu rakyat yang mengelu-elukan namanya bak bagai selebriti setara Rhoma Irama. Betapa tidak, ia memang tokoh yang dipuja oleh pencinta dan pendukungnya.

Belum lagi ketika kandidat gubernur Kalbar bernomor urut 2 ini singgah di sebuah restoran di tepian sungai Kapuas di desa Kubu. Kamis malam itu, Oesman Sapta berlayar mengarungi sungai sehabis bersilaturahmi dengan masyarakat Teluk Batang untuk kembali ke Pontianak.

Kedatangan Oesman Sapta secara tiba-tiba itu, kontan saja dibanjiri anak-anak kecil, anak muda dan ibu-ibu serta orangtua, kendati malam hari. Mereka berjubel di tepian sungai ingin menyalami bintang pujaan mereka, sang meteor Oesman Sapta. Mereka senyum dan tertawa girang dapat bersalaman dengan calon pemimpin mereka.

Dalam posisi demikian, membuat Oesman Sapta tak sempat makan malam di restoran itu. Setelah semua masyarakat yang menghampirinya puas dengan bertatap muka, barulah ia melanjutkan perjalanan dan mencari restoran lain yang agak sepi dari kerumunan massa.

"Hidup Oesman Sapta," teriak masyarakat itu sembari mengacungkan dua jari bertanda victory. (mco*).

Jadwal Kampanye Ditetapkan Lewat Cabut Undi


Pontianak Post
Sabtu, 20 Oktober 2007


Pontianak,- Penetapan jadwal kampanye Pemilu Gubernur Kalimantan Barat melalui mekanisme cabut undi. Tim kampanye pasangan calon yang mencabutnya dalam rapat pleno di KPU Kalbar.


Menurut Ketua KPU Kalbar, Aida Mokhtar di Pontianak, kampanye secara resmi akan dimulai 29 Oktober dan berakhir pada 12 November mendatang. “Hari pertama kampanye, pasangan calon akan menyampaikan visi misinya di DPRD Kalbar. Hari terakhir, akan digelar debat kandidat di media elektronik,” kata Aida.

KPU Kalbar membagi wilayah kampanye menjadi empat zona. Zona pertama di Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Ketapang, dan Kabupaten Kayong Utara. Zona kedua: Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang. Kemudian zona ketiga: Kabupaten Landak, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Sekadau. Sementara zona keempat: Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, dan Kabupaten Kapuas Hulu.

Awalnya tim kampanye Cornelis-Christiandy Sanjaya menolak mekanise cabut undi tersebut. Sebab otoritas penetapan jadwal kampanye berada di tangan KPU Kalbar. “Tim kampanye hanya memberi masukan saja,” kata Ketua Tim Kampanye Cornelis-Christiandy, Thomas Alexander.

“KPU sudah menetapkan dalam rapat pleno sebelumnya, kalau mekanisme penetapan jadwal kampanye dilakukan melalui cabut undi,” ujar Aida menjawab penolakan dari tim kampanye salah satu kontestan pilkada tersebut.

Setelah semuanya bersepakat, maka cabut undipun digelar. Proses pencabutan sesuai dengan nomor urut pasangan calon. Tim kampanye Usman Jafar-LH Kadir yang pertama, disusul tim Oesman Sapta-Ignatius Lyong, kemudian tim Akil Mochtar-AR Mecer, ditutup tim Cornelis-Christiandy Sanjaya.

Setiap gulungan kertas memiliki satu huruf yang menandakan zona kampanye: A untuk zona satu, B untuk zona dua, C untuk zona tiga, dan D untuk zona empat. Setiap zona ada tiga hari yang menjadi kesempatan bagi pasangan calon untuk berkampanye. “Semua kandidat diberi kesempatan yang sama untuk berkampanye di zona yang telah ditentukan,” ujar Aida.

Usai tim kampanye mengambil gulungan kertas, secara serempak mereka membukanya. Pasangan UJ-LHK memiliki huruf A yang berarti zona satu, pasangan OSO-Lyong memiliki huruf D yang berarti zona empat, pasangan Akil-Mecer dengan huruf C yang berarti zona tiga, dan pasangan Cornelis-Sanjaya dengan huruf B yang berarti zona dua.

Jadwal kampanye terbuka maupun tertutup sesuai zona akan dimulai 30 Oktober hingga 11 November 2007. Selama masa itu, pasangan calon memanfaatkannya. Diharapkan juga bisa menjaga kondusifitas dengan menggelar kampanye damai. (mnk)